BATANG-Dahulu atlet asal Batang yang mengikuti PON, hanya satu atau dua orang. Namun dengan adanya peningkatan pembinaan dan prestasi atlet, pada 2015 ini Batang mengirimkan enam orang atlet di ajang PON XIX 2016. Para atlet yang sudah dinyatakan lolos prakualifikasi PON XIX tersebut, dahulu sudah sering menjuarai POPDA dan PORPROV.

“Kabupaten Batang kali ini menunjukkan eksistensinya dalam bidang olahraga. Mengingat prestasi atletnya mengalami peningkatan yang ditunjukkan lewat juara baik dalam ajang regional maupun tingkat nasional,” kata Kepala Bidang Pemuda Olahraga dan PNF, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Batang, Karyono saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Rabu (18/11) kemarin.

Menurutnya, Batang sebenarnya mengirimkan delapan atlet, namun yang lolos di babak prakualifikasi PON dan mewakili Jawa Tengah hanya enam atlet. Atlet yang lolos prakualifiasi dan mengikuti PON tersebut, di antaranya berjumlah tiga orang di cabang olahraga panjat tebing. Yakni, atas nama Asrul Sani di nomor Speed World Record Putra, Waryani di nomor Lead Putra, dan Cipto Saputro di nomor Speed Track Putra.

Sementara untuk cabang olahraga atletik ada dua orang, yaitu Hadi Nur Ekshan di nomor lari 400 meter dan 800 meter, M Subur di nomor lari 100 meter dan 200 meter, dan yang terakhir Umar Hamdan di nomor lari 400 meter.

“Sedangkan dua atlet dari cabang olahraga panjat tebing yang belum lolos babak pra kualifikasi, yaitu Rury Diwira R dan M Heri Gunawan. Untuk dua atlet tersebut direncanakan mengikuti babak prakualifikasi PON pada awal Desember 2015 di Surabaya,” pungkasnya.

Karyono juga menuturkan, banyaknya atlet berprestasi di Batang ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang yang luar biasa baik moril maupun materiil. Para atlet yang berprestasi dijanjikan bonus dan pekerjaan. “Dukungan inilah yang menjadi memotivasi atlet Batang untuk selalu berlatih menjuarai ajang kejuaraan baik regional maupun nasional. Begitu juga dengan pembangunan sarana dan prasarana olah raga, sedikit demi sedikit mulai diperhatikan,” katanya. (mg29/ida)