36 Warga Jateng Diduga Akan Gabung ISIS

193

SEMARANG – Puluhan warga negara Indonesia (WNI) asal Jateng terpaksa dihentikan saat hendak melakukan perjalanan ke Iran. Sebanyak 36 WNI tersebut langsung diamankan di Malaysia dan dipulangkan ke Indonesia. Puluhan orang tersebut diduga akan bergabung ISIS di Suriah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali saat dikonfirmasi membenarkan adanya 36 WNI yang diamankan di Malaysia. Dikatakannya, 36 WNI tersebut berasal dari beberapa kota di Jawa Tengah. ”Iya, yang di Malaysia. Ada dari Kudus, Solo, dan Pekalongan,” katanya saat dikonfirmasi Rabu (18/11).

Terkait dugaan atau kecurigaan ke-36 WNI tersebut hendak pergi ke Iran dan bergabung dengan ISIS di Suriah, pihaknya belum dapat memastikan.

Nur Ali menyatakan, kalau hingga kini belum diketahui apa tujuan ke-36 orang tersebut berangkat ke Iran. ”Puluhan orang itu berangkat ke Iran melalui Malaysia. Sudah mengurus visa. Oleh otoritas Malaysia dihentikan. Ini mau ngapain ke Iran,” ungkap Nur Ali.

Ke-36 warga Jateng tersebut langsung dikembalikan ke Indonesia. Begitu sampai di Indonesia, lanjut Nur Ali, puluhan orang tersebut akan diperiksa. Pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kantor Imigrasi untuk mengurus ke-36 orang tersebut. Termasuk penyelidikan terkait dugaan apakah mereka akan bergabung ISIS melalui Iran.

”Kami akan kerja sama dengan BNPT dan Imigrasi untuk melakukan pendataan dan pendalaman, apa tujuan mereka ke Iran. Mereka itu satu pesawat saat akan ke Iran,” pungkasnya. (har/jpnn/aro/ce1)