Diduga Mengidap HIV/AIDS, Dikarantina di Kandang Kambing

2722
MEMPRIHATINKAN: Relawan HIV/AIDS Kabupaten Semarang, Andreas Bambang memeriksa kesehatan SK yang diduga penderita HIV/AIDS yang tinggal di kandang Kambing. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Relawan HIV/AIDS Kabupaten Semarang, Andreas Bambang memeriksa kesehatan SK yang diduga penderita HIV/AIDS yang tinggal di kandang Kambing. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Relawan HIV/AIDS Kabupaten Semarang, Andreas Bambang memeriksa kesehatan SK yang diduga penderita HIV/AIDS yang tinggal di kandang Kambing. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Relawan HIV/AIDS Kabupaten Semarang, Andreas Bambang memeriksa kesehatan SK yang diduga penderita HIV/AIDS yang tinggal di kandang Kambing. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Nasib SK, 48, warga Kabupaten Semarang sungguh mengenaskan. Warga yang diduga menderita HIV/AIDS dari alat kelaminnya terus mengeluarkan darah dan nanah yang bau busuk. Kondisi kesehatannya lelaki beristri dua dengan tiga anak itu terus menurun, sebab tidak ada pelayanan kesahatan layak.

Bahkan SK harus dikarantina di Kandang Kambing milik tetangganya karena keluarga dan warga takut tertular penyakitnya. Sebab keluarganya di Ampel, Kabupaten Boyolali tidak mau lagi merawatnya. Pun dengan saudara dan warga di Susukan, Kecamatan Ungaran Timur tidak bisa menampung di rumahnya.

Senin (17/11) kemarin, relawan HIV/AIDS dan sejumlah Jurnalis Peduli Kesehatan Kabupaten Semarang datang ke kandang kambing seluas 4×6 meter yang ditempati SK untuk memberikan bantuan kesehatan. Saat itu SK sedang istirahat, tiduran di atas dipan bekas dengan kasur tipis. Di sekitar tempat tidurnya, sejumlah ayam berkeliaran.