DEMAK – Musim kemarau berkepanjangan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak terus menggelontorkan bantuan air bersih kepada warga. Sejauh ini, BPBD setempat telah memasok sebanyak 954 tangki air bersih. Karena itu, kini tinggal menyisakan sekitar 50 tangki air bersih yang belum tersalurkan.

Kepala Pelaksana BPBD Demak, Anjar Gunadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Mahfudz mengungkapkan, kemarau tahun ini memang cukup panjang sehingga BPBD terus bersiaga jangan sampai kekurangan stok air bersih. “Sebetulnya, kita terbantu juga dengan gelontoran air dari waduk Kedungombo,”katanya, kemarin.

Menurutnya, 2015 ini, BPBD memiliki kuota sebanyak 182 tangki dari APBD Demak dan 350 tangki air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Adapun sisanya bantuan dari pihak donatur swasta. Mereka memasok air bersih langsung ke lokasi kekeringan termasuk seperti yang dilakukan Bakorwil I Pati yang membantu 100 tangki. “Kita hanya menjadwalkan saja,” ujarnya.

Kasi Penanganan Kedaruratan BPBD, Suprapto menambahkan, droping air bersih saat ini fokus untuk wilayah pinggiran, seperti di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Desa Jungpasir dan Rejosari, Kecamatan Mijen. “Kita siaga kekeringan sampai 30 November,”tambahnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, kemarau masih berlangsung dan hanya diselingi beberapa kali hujan. Pada Desember nanti diperkirakan akan huja lagi dengan diiringi angin kencang. Karena itu, BPBD meminta warga mewaspadai rawan bencana tersebut. (hib/fth)