Mengaku Wartawan, Tipu Anggota Dewan

204

SALATIGA – Sejumlah DPRD Kota Salatiga dikagetkan dengan pesan singkat telepon genggam yang mengatasnamakan oknum wartawan. Dalam pesan yang dikirimkan, wartawan meminta para dewan untuk memberikan bantuan uang kepada wartawan yang disebutkan sakit karena kanker otak.

Pengirim pesan mengaku bernama Yudi dan berasal wartawan dari Radar Jawa Pos Pers. Isi pesannya “Tolong njenengan bantu mas Didik, kasihan sakit tumor otak dan kini di RS Muwardi Solo. Ini saya dan teman – teman berada di RS Muwardi Solo dari jam 9 pagi untuk menggalang dana. Operasi nanti jam 3 sore”.

Salah satu penerima pesan itu, Supriyono mengaku kaget dengan kabar tersebut. Sontak ia menghubungi wartawan Radar Semarang yang bertugas di Salatiga. “Saya kaget maka langsung saya konfirmasi. Karena ada beberapa teman dewanyang mendapatkan pesan seperti ini,” terang Supriyono, sekretaris komisi B DPRD Kota Salatiga.

Upaya konfirmasi juga disampaikan oleh Budi dari Sekreariat DPRD untuk memastikan ada tidaknya wartawan dengan identitas seperti pengirim pesan. Termasuk juga sejumlah rekan – rekan wartawan dari media lain yang ingin memastikan kebenaran informasi tersebut.

Wartawan Radar Semarang di Salatiga, Dhinar Sasongko memastikan jika tidak ada wartawan lain di Salatiga. Selain itu, nama media yang benar adalah Radar Semarang (Jawa Pos grup). “Tidak ada kabar mengenai rekan kami yang sakit. Model pesan sms seperti ini memang sudah lama dan kini muncul lagi,” terang Dhinar.

Lebih jauh ia berharap tidak ada yang terperdaya dengan pesan seperti itu sebelum memastikan kebenarannya. “Jangan percaya jika ada sms seperti itu,” tambahnya. (sas/fth)