TIDAK AKAN DIPINDAHKAN : Prasasti Sojomerto dipastikan tetap berada di Desa Sojomerto RT 03 RW 03 Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TIDAK AKAN DIPINDAHKAN : Prasasti Sojomerto dipastikan tetap berada di Desa Sojomerto RT 03 RW 03 Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TIDAK AKAN DIPINDAHKAN : Prasasti Sojomerto dipastikan tetap berada di Desa Sojomerto RT 03 RW 03 Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TIDAK AKAN DIPINDAHKAN : Prasasti Sojomerto dipastikan tetap berada di Desa Sojomerto RT 03 RW 03 Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Kabupaten Batang memiliki banyak peninggalan sejarah, termasuk arca dan prasasti. Seperti arca nandi (sapi) dan arca batu almari yang ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang yang dikenal dengan nama Prasasti Sojomerto. Seperti apa?

ASYIK TABAH YANUARY, Batang

PRASASTI Sojomerto merupakan prasasti peninggalan Dinasti Syailendra yang berada di Desa Sojomerto RT 03 RW 03, Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Prasasti ini pertama kali ditemukan oleh warga pada tahun 1940 di tanah milik seorang warga bernama Salman.

Masyarakat setempat menganggap prasasti itu kental dengan aura mistis. Sebagaimana yang disampaikan oleh Camat Reban, Darsono, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (16/11) kemarin.

“Prasasti ini dahulu pernah akan dipindahkan ke Museum Ronggowarsito di Kota Semarang. Namun saat baru dipindahkan menuju kantor kelurahan, warga yang mengangkatnya sebanyak 8 orang jatuh sakit hingga akhirnya meninggal dunia keesokan harinya,” katanya.