Pemkot Siapkan Bukti Baru

Ajukan Upaya Banding Raibnya Kasda Rp 22,7 M

178

”Kita akan lengkapi bukti-bukti baru, dan menyempurnakan gugatan. Saat ini, masih dalam penyusunan. Paling tidak minggu depan sudah kita ajukan ke Pengadilan Tinggi. Ini kan aset negara ya harus kita selamatkan.”
Tavip Supriyanto
Pj Wali Kota Semarang

BALAI KOTA – Ditolaknya gugatan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN), membuat pemkot gerah. Pihak pemkot pun akan segera mengajukan upaya banding untuk mengungkap raibnya uang kas daerah (kasda) sebesar Rp 22,7 miliar di BTPN tersebut. Pemkot akan mengumpulkan bukti-bukti baru dan memperbaiki gugatan yang akan diajukan ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang.

”Kita akan lengkapi bukti-bukti baru, dan menyempurnakan gugatan. Saat ini, masih dalam penyusunan. Paling tidak minggu depan sudah kita ajukan ke Pengadilan Tinggi. Ini kan aset negara ya harus kita selamatkan,” tegas Pj Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (13/11).

Kasubag Bantuan Hukum Pemkot Semarang, Adie Siswoyo, mengatakan, ditolaknya gugatan pemkot oleh hakim lantaran kurang lengkap dalam memberikan pertimbangan hukum. Pihaknya keberatan dengan keputusan tersebut, sehingga pemkot akan mengajukan banding. ”Kita mengajukan banding dengan harapan uang kasda bisa diselamatkan, dan kembali ke pemkot. Kami optimistis uang itu bisa kembali sampai upaya terakhir,” ujarnya.