TAK LUPAKAN SEJARAH : Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat bersama anggota keluarga dan karyawannya di Galery & Shop Sido Muncul di Hotel Tentrem Jogjakarta. (ISTIMEWA)
TAK LUPAKAN SEJARAH : Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat bersama anggota keluarga dan karyawannya di Galery & Shop Sido Muncul di Hotel Tentrem Jogjakarta. (ISTIMEWA)
TAK LUPAKAN SEJARAH : Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat bersama anggota keluarga dan karyawannya di Galery & Shop Sido Muncul di Hotel Tentrem Jogjakarta. (ISTIMEWA)
TAK LUPAKAN SEJARAH : Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat bersama anggota keluarga dan karyawannya di Galery & Shop Sido Muncul di Hotel Tentrem Jogjakarta. (ISTIMEWA)

JOGJAKARTA-PT Sido Muncul turut mendukung program pemerintah dalam memajukan pariwisata di Indonesia. Yakni, dengan membuka Galery & Shop Sido Muncul di Hotel Tentrem Jogjakarta yang memudahkan wisatawan mengunjungi tempat wisata yang unik dan bersejarah dari pemilik sekaligus pendiri Sido Muncul, Rakhmat Sulistiyo.

Benda-benda yang didisplay di antaranya pipisan. Itu berasal dari bahasa Jawa yang merupakan alat untuk menghaluskan jahe, kencur, kunir segar dengan cara digerus. Bahan jamu yang telah digerus dicampur air dan disaring untuk diminum sebagai jamu. Kemudian ada botol-botol yang dulu digunakan sebagai tempat untuk minuman jamu beras kencur, kunyit asam, gula asam.

“Sampai saat ini, para penjual jamu gendong masih memakai botol-botol untuk tempat beras kencur, kunyit asam, dan lainnya. Selain itu, ada mesin ketik yang pernah digunakan oleh Sido Muncul pada tahun 1960-an. Ada lumpang atau alat penumbuk dari batu dan penumbuknya dibuat dari kayu yang diujungnya diberi lapis besi agar dapat menghaluskan bahan jamu yang sudah dikeringkan untuk dijadikan jamu serbuk. Lumpang seperti ini digunakan awal berdirinya Sido Muncul tahun 1951 – 1959,” jelas Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.