SALATIGA – Polres Salatiga mengamankan puluhan pelajar SMK Saraswati. Para pelajar itu diduga akan tawuran dengan siswa SMK lain di Jalan Diponegoro. Kejadian berawal setelah puluhan pelajar SMK Saraswati dari luar Salatiga menggunakan angkutan umum hendak pulang. Namun saat dalam perjalanan angkutan umum yang ditumpangi para pelajar ini diserang dengan menggunakan batu oleh sekelompok remaja.

Serangan itu mengakibatkan mobil kaca pecah dan seorang pelajar SMK Saraswati terluka di bagian perut. Kaget dengan serangan itu, para pelajar pun bermaksud membalas. Sekitar 48 siswa lain langsung bersitegang dengan siswa SMK Muhammadiyah Salatiga yang kebetulan berada di lokasi. Kedua kelompok sempat berhadap-hadapan.

Tak berapa lama petugas polres Salatiga meluncur ke lokasi dan membubarkan dua kelompok siswa tersebut. Dalam kejadian itu polisi mengamankan sebuah gir ditali sabuk beladiri warna merah yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Namun, saat diamankan di Mapolres, para siswa tidak ada yang mengaku memiliki benda tajam tersebut. Mereka kemudian didata oleh petugas Polres Salatiga dan diberi pengarahan.

Kasat Binmas Polres Salatiga AKP Didik Budiono memberikan arahan kepada para pelajar SMK Saraswati dan diminta menahan diri serta tidak perlu membalas bila ada tindakan penyerangan. Pihaknya juga berencana untuk memberikan arahan untuk para siswa dua SMK tersebut dengan kegiatan apel bersama di lapangan Mapolres Salatiga. (sas/zal)