55 Pemilih Bodong Masuk DPT

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

UNGARAN – Sebanyak 55 pemilih invalid alias bodong masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang akan mencoblos di TPS 13, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Persoalan pemilih invalid sebenarnya sudah disampaikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun kenyataan masih tetap masuk di DPT.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Ambarawa, Nanang, mengatakan, puluhan pemilih invalid tersebut tidak punya nomor induk kependudukan (NIK) maupun nomor kartu keluarga (NKK). Kebanyakan mereka berasal dari kalangan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) II A Ambarawa. Dari DPT yang dipublikasikan KPUdiketahui ada 62 pemilih yang akan memberikan hak suaranya di TPS 13 Lodoyong. Namun hanya ada tujuh pemilih yang punya NIK maupun NKK. Sedangkan 55 pemilih lain tidak tertera NIK maupun NKK, meski punya alamat/tempat tinggal di sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang.

“Pemilih invalid itu punya tanggal lahir sama dan unik, yakni 30 November 0001.Sebelum DPT ditetapkan, persoalan pemilih invalid tersebut sudah kami sampaikan ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Namun kenyataan masih tetap masuk di DPT,” ungkapnya, Kamis (12/11) kemarin.

Nanang menambahkan, mereka yang masuk dalam DPT Kabupaten Semarang adalah pemilih yang secara administrasi kependudukan tercatat sebagai warga Kabupaten Semarang. Dengan dibuktikan kepemilikan NIK atau NKK. Sehingga jika tidak punya NIK atau NKK semestinya tidak bisa masuk di DPT.

“Namun jika pemilih tersebut tinggal di Kabupaten Semarang bisa saja diakomodasi masuk di daftar pemilih tetap tambahan (DPTb). Kami sudah sampaikan ke Panwaslu Kabupaten Semarang untuk dibahas,” katanya.

Ketua PPK Ambarawa, Aji Setiaji, membenarkan adanya laporan pemilih invalid sebelum DPT ditetapkan. Pihaknya juga sudah melaporkan ke KPUKabupaten Semarang. “Memang itu invalid karena NIK dan NKK-nya tidak ada,” ujar Aji.

Anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, Maskup Asyadi, membantah 55 pemilih tersebut invalid. “Sebenarnya mereka punya NIK dan NKK, tetapi masih kami koordinasikan dengan Dispendukcapil,” ungkapnya. (tyo/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Audit Keuangan BUMD, WTP dan WDP

DEMAK-Opini atas audit laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 2016 berstatus wajar. Untuk PDAM Demak, PD BPR BKK Demak, PD BKK Dempet, dan...

Kuliah Pilihan Orang Tua

BAGI mahasiswa yang mengikuti perkuliahan pada program studi yang awalnya bukan atas kemauan sendiri memang sedikit banyak memberikan beban. Namun tidak bagi Sarah Asykariah,...

Anak ’Diculik’, Balon Wawali Nyaris Diperas

BARUSARI - Seorang bakal calon (balon) Wakil Wali Kota Semarang yang mendaftar melalui PDIP Kota Semarang, Purnomo Ari Wibowo, 48, warga Banteng Raya, Pandean...

Minuman Berakohol Mulai Ditarik

SEMARANG – Aturan pemerintah pusat melalui Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/4/2015 tentang larangan penjualan minuman beralkohol di minimarket di Indonesia mulai 16 April mendatang, ditanggapi...

More Articles Like This

- Advertisement -