RADIKALISME: Ketua FKDM Dr Abdurrahman Kasdi, Yanto Mulyanto dari Kesbangpolinmas, anggota BIN Abdun Nafik dan Sekecam Wedung Dedy dalam sarasehan kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RADIKALISME: Ketua FKDM Dr Abdurrahman Kasdi, Yanto Mulyanto dari Kesbangpolinmas, anggota BIN Abdun Nafik dan Sekecam Wedung Dedy dalam sarasehan kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RADIKALISME: Ketua FKDM Dr Abdurrahman Kasdi, Yanto Mulyanto dari Kesbangpolinmas, anggota BIN Abdun Nafik dan Sekecam Wedung Dedy dalam sarasehan kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
RADIKALISME: Ketua FKDM Dr Abdurrahman Kasdi, Yanto Mulyanto dari Kesbangpolinmas, anggota BIN Abdun Nafik dan Sekecam Wedung Dedy dalam sarasehan kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Demak mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai hal yang bisa memicu konflik sosial di masyarakat. Diantaranya aliran radikal, termasuk kelompok ISIS. Sebab, dalam beberapa kejadian, ISIS merekrut orang-orang penting untuk masuk jaringannya.

Sebagai contoh, belum lama ini seorang pejabat di Batam, Kepulauan Riau memilih pergi ke Suriah untuk menjadi anggota ISIS. Pola rekrutmen yang menyasar berbagai elemen masyarakat tersebut diantaranya juga dialami seorang mahasiswi asal Demak yang kuliah di Solo beberapa waktu lalu. Mahasiswi tersebut diketahui sudah berada di Suriah dan hingga kini tidak diketahui nasibnya.

Demikian mengemuka dalam sarasehan FKDM di Balai Desa Ruwit, Kecamatan Wedung, kemarin. Ketua FKDM Demak, Dr Abdurrahman Kasdi mengungkapkan, kewaspadaan dini adalah kondisi kepekaan, kesiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi indikasi munculnya konflik. “Ini sangat penting agar terhindar dari bahaya yang mengancam masyarakat, baik berupa terorisme, radikalisme, narkoba maupun bencana alam seperti bencana kabut asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan belum lama ini,”katanya.