Petarung Tak Dalam Zona Aman

297
MASIH BISA: Tarjuman, salah satu peraih medali emas di PON 2012 lalu, kembali diharapkan mampu mendulang medali emas untuk Jateng di PON 2016. (DOK/RASE)
MASIH BISA: Tarjuman, salah satu peraih medali emas di PON 2012 lalu, kembali diharapkan mampu mendulang medali emas untuk Jateng di PON 2016. (DOK/RASE)
MASIH BISA: Tarjuman, salah satu peraih medali emas di PON 2012 lalu, kembali diharapkan mampu mendulang medali emas untuk Jateng di PON 2016. (DOK/RASE)
MASIH BISA: Tarjuman, salah satu peraih medali emas di PON 2012 lalu, kembali diharapkan mampu mendulang medali emas untuk Jateng di PON 2016. (DOK/RASE)

SEMARANG – Tim tarung derajat Jateng kini tengah memasuki masa pemulihan usai babak kualifikasi PON XIX di GOR Soreang, Kabupaten Bandung, awal November lalu. Para petarung yang lolos ke ajang multicabang empat tahunan tersebut, kini dikembalikan ke daerah masing-masing. Diharapkan, atlet Jateng tetap melakukan latihan secara mandiri. Provinsi ini berhasil meloloskan sembilan kelas dan dua nomor seni gerak.

Ketua Harian Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jateng PI Soegiharto mengatakan, akan memulai pemusatan latihan secara berkala pada pertengahan November ini. Nantinya, pertarung yang lolos tiap akhir pekan berkumpul di Mess Pelatda Tarung Derajat Jalan Guntur Semarang.

”Kami akan membentuk dua tim yakni lini pertama dan kedua. Meski saat kualifikasi lalu lolos, belum tentu aman dari pencoretan. Dengan sistem by number, komposisi petarung masih bisa berubah. Kami akan melakukan promosi degradasi bagi atlet,” tutur Soegiharto.