SESUAI KEAHLIAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan serah terima sertifikat profesi oleh Kedubes Jerman untuk Indonesia di kantor Dinas Pendidikan Jateng, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SESUAI KEAHLIAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan serah terima sertifikat profesi oleh Kedubes Jerman untuk Indonesia di kantor Dinas Pendidikan Jateng, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SESUAI KEAHLIAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan serah terima sertifikat profesi oleh Kedubes Jerman untuk Indonesia di kantor Dinas Pendidikan Jateng, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SESUAI KEAHLIAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyaksikan serah terima sertifikat profesi oleh Kedubes Jerman untuk Indonesia di kantor Dinas Pendidikan Jateng, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan bergulir beberapa hari lagi, lulusan SMK akan memiliki sertifikat profesi kompetensi. Hal itu dilakukan guna menegaskan kemampuan yang dimiliki oleh lulusan SMK ketika menghadapi persaingan dunia kerja.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat ditemui usai serah terima sertifikat profesi oleh pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman untuk Indonesia di kantor Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Senin (9/11). “Lulusan SMK nanti bisa dapat ijazah dan sertifikat. Sehingga ketika siswa tersebut mau ikut kuliah dia bisa mendapatkan ijazah dan kalau dia bekerja dia akan menggunakan sertifikatnya. Itu bisa dimulai dari kelas satu,” ujar Ganjar.

Sehingga, lulusan SMK nantinya akan memiliki tiga sertifikat profesi kompetensi dimana masing-masing sertifikat tersebut memiliki level yang berbeda. Selain itu sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai standar minimal untuk setiap lulusan SMK ketika menghadapi persingan dunia kerja.