Sugiono, salah satu warga mengungkapkan kekhawatirannya akan terjadi banjir memasuki musim penghujan ini. Hal itu didasarkan letak wilayah Kelurahan Tegalsari yang berada di dataran tinggi yang mempunyai jalur saluran air berliku naik turun.

“Jika nanti musim hujan tiba, got yang ada di wilayah kami ini tidak hanya menampung air hujan saja, tapi juga air kiriman dari wilayah atas. Kami mohon kepada Pak Sigit agar jika nanti terpilih menjadi wali kota mampu memberikan sentuhan sistem aliran air yang baik kepada wilayah kami, perbaikan talud dan gorong-gorong sangat kami nantikan,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sigit mengatakan jika saluran air itu menjadi peran penting untuk kelangsungan hajat hidup masyarakat, terlebih saat musim hujan datang. “Untuk mengoptimalkan fungsi dari saluran air tersebut, diperlukan kualitas dan sistem aliran air yang baik,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika saluran air sudah diperbaiki, seluruh warga untuk dapat memelihara dan menjaganya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena percuma saja pemerintah memberikan perbaikan fasum dari bidang apapun, jika warganya cuek dan tak mau peduli, itu akan sia-sia.

“Kebersihan lingkungan itu perlu kita jaga, dan dilaksanakan dengan kerja nyata, salah satunya adalah kerja bakti rutin yang nantinya akan kami agendakan sebagai progran utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan sehat,“jelasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (7/11) lalu, Sigit juga melakukan blusukan ke wilayah Bojong Salaman dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Sigit banyak bercanda dengan menyapa warga yang sedang berada di depan rumah. Tidak itu saja, warga juga diajak untuk makan bersama di salah satu warung kucingan di pinggir jalan. Beberapa warga yang melintas di Jalan Pusponjolo pun ikut gembira bisa bertemu dan bersalaman serta berdialog dengan calon wali kota yang diharapkan akan mampu memberi harapan baru tanpa adanya tindak korupsi tersebut.