HARAPAN BARU: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho di tengah-tengah warga RW 9 Tegalsari, Candisari saat kerja bakti membersihkan saluran air, kemarin. (Istimewa)
HARAPAN BARU: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho di tengah-tengah warga RW 9 Tegalsari, Candisari saat kerja bakti membersihkan saluran air, kemarin. (Istimewa)
HARAPAN BARU: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho di tengah-tengah warga RW 9 Tegalsari, Candisari saat kerja bakti membersihkan saluran air, kemarin. (Istimewa)
HARAPAN BARU: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho di tengah-tengah warga RW 9 Tegalsari, Candisari saat kerja bakti membersihkan saluran air, kemarin. (Istimewa)

SEMARANG–Untuk menyosialisasikan program kerjanya, dan menyerap aspirasi warga, tidak melulu dilakukan lewat dialog dan diskusi serius atau formal. Tapi bisa dengan kegiatan kerja bakti dan makan bareng di nasi kucingan. Hal itu yang kerapkali dilakukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat.

Seperti yang terlihat pada Minggu (8/11) pagi kemarin, calon wali kota nomor urut 3, Sigit Ibnugroho, mengadakan kerja bakti bersama warga RW 9 Kelurahan Tegalsari, Candisari. Kegiatan bersih-bersih ini diagendakan secara rutin sebagai bagian dari program Sibagus mewujudkan Semarang bersih, asri dan sehat. Sigit bersama warga kerja bakti membersihkan saluran air di wilayah yang mempunyai letak geografis tinggi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan dialog santai yang diikuti perwakilan warga dan tokoh masyarakat. Beberapa pertanyaan kritis menyangkut perbaikan fasilitas umum (fasum) dilontarkan warga dengan penuh keakraban.