Musim Hujan Datang, Waspadai Banjir

350
PILIH TERJANG: Para pengendara memilih melintas di Jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir, setelah diguyur hujan dua hari berturut-turut. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PILIH TERJANG: Para pengendara memilih melintas di Jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir, setelah diguyur hujan dua hari berturut-turut. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PILIH TERJANG: Para pengendara memilih melintas di Jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir, setelah diguyur hujan dua hari berturut-turut. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PILIH TERJANG: Para pengendara memilih melintas di Jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir, setelah diguyur hujan dua hari berturut-turut. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MUKTIHARJO LOR- Musim hujan telah datang, masyarakat yang bermukim di wilayah cekungan diminta waspada. Sebab, guyuran air hujan selama dua hari berturut-turut kemarin mengakibatkan sejumlah titik wilayah Kota Semarang tergenang banjir. Seperti Jalan Muktiharjo Raya.

Pantauan di lapangan kemarin, jalan yang tergenang panjangnya sekitar 300 meter. Ketinggian airnya mulai 10 sentimeter hingga 20 sentimeter. Meski ketinggian air cukup mengganggu, namun pengendara tetap nekat melintas karena dianggap akses tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan dua kecamatan.

Warga Kaligawe, Sugeng,58, yang setiap harinya menjadi petugas pengatur jalan lalu lintas di lokasi tersebut mengakui genangan air dijalan Muktiharjo Raya sudah terjadi sejak hari Jumat (6/11) malam kemarin, ketika wilayah tersebut diguyur hujan. Menurutnya genangan air bertambah tinggi lantaran curah hujan mengguyur dihari berikutnya. “Hujan pertama kemarin sudah tergenang, terus Sabtu malam hujan lagi. Genangan semakin tinggi, hampir setinggi mesin kendaraan. Banyak kendaraan roda dua yang macet terlebih pada saat pagi dan sore, berangkat dan pulang kerja,” katanya.