Kelompok Usia Tambah Kelas Pra-Dini

528
AWALI KEJUARAAN-Ketua KONI Salatiga Edi Pramono (kanan) dan Sekretaris PBSI Kota Salatiga Engan Sigit saat seremoni mengawali kejuaraan kejuaraan Djarum Foundation Kejurkot II Bulutangkis Salatiga 2015. (TAUFIQ R/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AWALI KEJUARAAN-Ketua KONI Salatiga Edi Pramono (kanan) dan Sekretaris PBSI Kota Salatiga Engan Sigit saat seremoni mengawali kejuaraan kejuaraan Djarum Foundation Kejurkot II Bulutangkis Salatiga 2015. (TAUFIQ R/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Penyelenggaraan Djarum Foundation Kejurkot II Bulutangkis Salatiga 2015 mendapat sambutan antusias masyarakat. Hal ini nampak dengan jumlah peserta kelompok usia yang meningkat tajam dari penyelenggaraan seri sebelumnya. Mengakomodir keikutsertaan atlit-atlit belia, panitia menambah kelas pertandingan yakni kelompok usia pra dini putra dan putri.

”Jadi total peserta mencapai 300 pemain itu termasuk para pemain muda yang baru tampil di kejuaraan daerah ini. Jumlahnya memang lumayan (banyak). Bapak-bapaknya yang selama ini meramaikan pertandingan, mengikutkan anak-anaknya pada klub-klub bulutangkis dan sekarang baru tanding,” jelas Sekretaris PBSI Kota Salatiga, Engan Sigit, usai seremonial pembukaan Djarum Foundation Kejurkot II Bulutangkis Salatiga 2015 di GOR PPLP Sepak Takraw (Ngebul), Jalan Veteran Kota Salatiga.

Penambahan jumlah peserta pada kejuaraan kali ini, lanjut Engan Sigit, sebagian besar merupakan pemain belia. Mereka juga masih minim pengalaman bertanding. Karena itu, para pemain muda inipun dimasukkan dalam tingkat pra dini. Tingkat paling dasar di kategori kelompok usia. Sehingga diharapkan, mereka mampu bersaing dengan sesama pemain dengan kemampuan yang tidak jauh beda.