SALURAN AIR : Sejumlah warga dibantu TNI mambangun saluran air sejauh 5 kilometer karena banyak sumur milik warga yang kering. (IST)
SALURAN AIR : Sejumlah warga dibantu TNI mambangun saluran air sejauh 5 kilometer karena banyak sumur milik warga yang kering. (IST)
SALURAN AIR : Sejumlah warga dibantu TNI mambangun saluran air sejauh 5 kilometer karena banyak sumur milik warga yang kering. (IST)
SALURAN AIR : Sejumlah warga dibantu TNI mambangun saluran air sejauh 5 kilometer karena banyak sumur milik warga yang kering. (IST)

KENDAL – Hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ternyata masih belum mengatasi masalah kekeringan di Kendal. Buktinya beberapa sumur di Dukuh Wadas Desa Wadas Kecamatan Plantungan Kendal, masih kering. Warga akhirnya terpaksa mengambil sumber air dengan jarak 5 kilometer.

Warga harus rela naik turun bukit untuk mengambil air, lantaran jarak tempuh yang jauh. Tapi sekarang warga sedikit bisa lega karena adanya saluran air dengan menggunakan pipa paralon sejauh 5 kilometer dari sumber mata air ke perkampungan warga.

Kepala Dusun Gondang Desa Wadas, Sutarman mengatakan pembangunan saluran air dilakukan karena untuk mengatasi kekeringan air. Sebab sejak tiga bulan terakhir sumur milik warga kering. Untuk mencukupi kebutuhan, warga harus menaiki bukit dan berjalan sejauh 5 kilometer ke Dukuh Branti Desa Jurang untuk mendapatkan air. “Sumur sudah mengering, sehingga warga harus berjalan jauh untuk mendapatkan air,” katanya, kemarin.