Awalnya Jumlah Anggota 130, Kini Capai 431 Orang

Melongok Kongres Tavip Indonesia II di Semarang

267
KONGRES TAVIP: Ratusan orang bernama Tavip saat menggelar kongres di Semarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos RADAR SEMARANG)
KONGRES TAVIP: Ratusan orang bernama Tavip saat menggelar kongres di Semarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos RADAR SEMARANG)
KONGRES TAVIP: Ratusan orang bernama Tavip saat menggelar kongres di Semarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos RADAR SEMARANG)
KONGRES TAVIP: Ratusan orang bernama Tavip saat menggelar kongres di Semarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos RADAR SEMARANG)

Kongres Nasional ke-2 Tavip Indonesia digelar Sabtu (7/11) dan Minggu (8/11) bertempat di rumah dinas Wali Kota Semarang Jalan Rorojongrang No 1 Semarang. Selama 2 hari kongres yang dihelat Komunitas Tavip Indonesia ini diikuti oleh kurang lebih 175 perwakilan pengurus dan anggota dari seluruh Indonesia yang memiliki kesamaan nama Tavip. Apa saja hasilnya?

RIZAL KURNIAWAN

TAVIP Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan. Organisasi ini secara resmi dibentuk pada kongres 11 November 2011 lalu di Cibubur, Jakarta. Nama Tavip sendiri berasal dari singkatan “Tahun Vivere Pericoloso”, bahasa Italia yang berarti Hidup Secara Berbahaya. Kata Tavip menjadi judul salah satu sambutan Bung Karno saat membangkitkan semangat berdaulat secara politik, ekonomi, dan kebudayaan yang berkepribadian.

“Kecintaan pada kata Tavip dan kesamaan nama itulah yang kemudian melatarbelakangi berdirinya organisasi Tavip Indonesia,” ungkap Tavip Sabarian, Ketua Tavip Indonesia periode 2011-2015.