Pembangunan Pasar Klitikan Lamban

247

PENGGARON – Progres pembangunan Pasar Klitikan tahap tiga yang dilakukan sejak bulan Juli 2015 lalu, hingga kini mencapai 30 persen. Pencapaian tersebut dianggap lamban oleh Komisi B DPRD Kota Semarang.

Penilaian tersebut dilontarkan Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Mualim. Menurutnya, pengerjaan proyek tinggal dua bulan lagi. Dengan angka 30 persen, maka masuk kategori lamban. Pihaknya tetap berharap pembangunan yang tinggal dua bulan lagi ini selesai tepat waktu.

”Meski pekerjaan baru 20 atau 30 persen, saya maunya pekerjaan itu harus selesai tepat waktu sesuai komitmen kontrak kerja yang harus selesai tahun 2015 ini. Kalau tidak selesai dalam tahun ini, kami akan memanggil dan memberi sanksi kepada Dinas Pasar, kalau soal kontraktor itu kan urusan Dinas Pasar,” tegasnya.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini mengatakan, anggaran pembangunan Pasar Klitikan tahap III mencapai Rp 21 miliar dari APBD murni 2015. ”Anggaran sudah ada, kendala juga tidak ada. Paling tidak harus dilembur untuk selesai tahun ini,” pungkasnya.

Diketahui, proyek pekerjaan pembangunan Pasar Klitikan ini berada di Penggaron, tepatnya di belakang Terminal Penggaron. Dinas Pasar pun optimis bisa merampungkan pembangunan tahap III ini sesuai target. ”Pembangunan tahap satu dan tahap dua sudah selesai. Sedangkan pembangunan tahap tiga ini meliputi bangunan blok 1 dan blok 3 mulai pembangunan dari bawah sampai dengan penyelesaian semuanya. Progres pembangunan tahap tiga sudah mencapai 30 persen,” terang Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko.

Dia menambahkan, sesuai kontrak kerja, pembangunan pasar Klitikan memakan waktu 158 hari dan dikerjakan mulai sejak Juli 2015. Pihaknya sangat optimis pembangunan tahap tiga yang masih berjalan dengan progres 30 persen nantinya akan berakhir tepat waktu. ”Kami optimis pembangunan tahap 3 bisa selesai akhir Desember 2015,” katanya. (mha/zal/ce1)