DERAS: Pjs Walikota Pekalongan saat mengecek air dari sumber sumur bor di Kelurahan Banyurip ageng, kemarin. (LUtfi hanafi/jawa pos radar semarang)
DERAS: Pjs Walikota Pekalongan saat mengecek air dari sumber sumur bor di Kelurahan Banyurip ageng, kemarin. (LUtfi hanafi/jawa pos radar semarang)
DERAS: Pjs Walikota Pekalongan saat mengecek air dari sumber sumur bor di Kelurahan Banyurip ageng, kemarin. (LUtfi hanafi/jawa pos radar semarang)
DERAS: Pjs Walikota Pekalongan saat mengecek air dari sumber sumur bor di Kelurahan Banyurip ageng, kemarin. (LUtfi hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Warga di tiga kelurahan Pekalongan boleh sedikit bernafas lega. Mereka kini sudah bisa menikmati segarnya air bersih setelah mendapatkan bantuan berupa sumur air bersih dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Yakni Kelurahan Banyurip, Jenggot, dan Panjang Baru.

Sebelum mendapatkan bantuan, warga selama ini menikmati air kotor yang berwarna kekuningan. “Senang sekarang ada sumber air bersih. Jadi warga tidak harus menggunakan air yang kotor,” kata Duriyah warga Kelurahan Banyurip Ageng, kemarin.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Bambang Rantam Sariwanto mengatakan, bantuan diberikan untuk 277 lokasi di seluruh Indonesia. Jawa Tengah mendapatkan bantuan 21 lokasi dan khusus Pekalongan ada tiga Kelurahan. Yakni Banyurip, Jenggot, dan Panjang Baru. “Bantuan ini diberikan dalam rangka Dharma Karya Dhika 2015,” katanya saat meresmikan, kemarin.