Bantah Bekingi Asset Wisata

453
BANTAH: Ketua Umum GMBI Wilter Jawa Tengah, Nur Abadi, didampingi Humas Jateng GMBI, saat menunjukan SK kepengurusan Se Jawa Tengah, bukan melarikan diri seperti yang dituduhkan warga selama ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
BANTAH: Ketua Umum GMBI Wilter Jawa Tengah, Nur Abadi, didampingi Humas Jateng GMBI, saat menunjukan SK kepengurusan Se Jawa Tengah, bukan melarikan diri seperti yang dituduhkan warga selama ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
BANTAH: Ketua Umum GMBI Wilter Jawa Tengah, Nur Abadi, didampingi Humas Jateng GMBI, saat menunjukan SK kepengurusan Se Jawa Tengah, bukan melarikan diri seperti yang dituduhkan warga selama ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
BANTAH: Ketua Umum GMBI Wilter Jawa Tengah, Nur Abadi, didampingi Humas Jateng GMBI, saat menunjukan SK kepengurusan Se Jawa Tengah, bukan melarikan diri seperti yang dituduhkan warga selama ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

“Kami tidak pernah melakukan tidak mengamankan jalan apalagi meminta jatah uang kepada supir truck. Justru kami yang memperbaiki jalan rusak, yang dilalui truck Galian C di Desa Depok”

Nur Abadi, Ketua Umum GMBI Jateng

BATANG – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Jawa Tengah Distrik Batang membantah tudingan mengamankan jalan wisata Sigandu hingga mengelak meminta sejumlah uang pada supir truck yang melalui jalan tersebut.

Keberadaan GMBI menjadi menjadi sorotan masyarakat yang tergabung dalam Batang Menyatu. Bahkan Masyarakat Batang Menyatu menuntut dibubarkannya GMBI di Batang.

GMBI Wilter Distrik Batang, melakukan rapat evaluasi internal Rabu (4/11). Mereka meyayangkan adanya konflik dan membuat dua warga masuk rumah sakit akibat bentrok. Ketua Umum GMBI Wilter Jawa Tengah, Nur Abadi mengungkapkan, GMBI tidak pernah melakukan pungutan liar, apalagi meminta sejumlah uang pada supir truck yang melalui jalan wisata Sigandu hingga Ujungnegoro. Apa yang selama ini terjadi, adalah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan GMBI. Sehingga warga yang bergabung dalam Batang Menyatu, menuduh bahwa hal itu dilakukan oleh GMBI.