Oknum Ajendam Jadi Penadah Motor Gelap

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SPESIALIS MOTOR SPORT: Tersangka Oki Dita alias Muhamad bersama barang bukti 11 unit motor sport hasil penggelapan yang dilakukan saat digelar di Mapolrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SPESIALIS MOTOR SPORT: Tersangka Oki Dita alias Muhamad bersama barang bukti 11 unit motor sport hasil penggelapan yang dilakukan saat digelar di Mapolrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BARUSARI – Seorang oknum TNI yang bertugas di Kesatuan Ajudan Jenderal Daerah Militer (Ajendam) Kodam IV/Diponegoro, diduga terlibat menjadi penadah 14 motor hasil kejahatan. Oknum tentara yang tinggal di Asrama Wiratama Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Semarang itu diketahui berpangkat Sertu (Sersan Satu), berinisial WBP, 27.

Hal tersebut terungkap setelah pria bernama Oki Dita alias Muhamad, 29, warga Jomblang, Candisari, Kota Semarang, yang berperan menjadi pelaku utama, ditangkap oleh aparat Resmob Polrestabes Semarang. Dalam kasus penggelapan ini, Oki merupakan pelaku spesialis pengincar motor sport yang harga di pasaran mencapai Rp 50 juta.

Modus yang dilakukan dengan berpura-pura menjadi pembeli motor melalui situs jual beli online OLX di internet. Tidak main-main, sedikitnya 50 motor sport berbagai jenis berhasil digasak pelaku. Sebanyak 14 motor dari hasil kejahatan tersebut ditampung oleh oknum Ajendam tersebut. Sedangkan sisanya telah dijual kepada perorangan di sejumlah tempat.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Berani Tusuk Setelah Singgung Marga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Hamsir Gailea, 26, pembunuh Sadikin Uma Sangaji, 35, mengaku emosi karena tersinggung oleh ucapan korban yang membawa nama marga keluarganya. Pemuda yang...

Tinggi, Kebutuhan SDM di Bidang Logistik

SEMARANG – Kemampuan lulusan perguruan tinggi di bidang soft skill dianggap masih rendah. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri sebagai user...

Berangkatkan Ribuan Kader ke Solo

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Semarang mengirimkan 2.000 orang untuk mengikuti apel siaga PDI Perjuangan ke Stadion Manahan...

Hanya Mengandalkan Kekuatan Jumlah Anggota

People power, itulah gambaran Komunitas Cinta Kota Pekalongan (CKP). Sebagian besar anggotanya buruh harian lepas dengan penghasilan minim, namun bisa menyisihkan rejeki untuk...

More Articles Like This

- Advertisement -