SEMARANG- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Semarang akan melantik 3.150 pengurus ranting se-Kota Semarang, pada Minggu (8/11) di GOR Sumber Waras (Yadora) Jalan Arteri Utara Soekarno Hatta, Semarang. Rencananya, prosesi pelantikan juga akan dihadiri Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, pimpinan DPD Gerindra Jateng, dan beberapa pengurus DPP Gerindra lainnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Gerindra Kota Semarang Ibnu Andika mengatakan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah konsolidasi dan penguatan organisasi Partai Gerindra. Khususnya guna menyongsong Pilwalkot Semarang 2015.

“Struktur partai DPC Gerindra Kota Semarang sudah terbentuk hingga tingkat ranting. Ini sekaligus sebagai bukti penguatan struktur partai. Semua pengurus ranting, sebelumnya juga telah melalui proses verikasi data, sehingga sebelum dilantik mereka harus melalui proses yang benar-benar ketat,” katanya.

Sekretaris Gerindra Kota, Joko Santoso, menambahkan, pelantikan pengurus ranting ini juga untuk menguatkan struktural internal partai mulai tingkat DPC, PAC, hingga ranting. Untuk pemenangan calon yang diusung Partai Gerindra, kata Joko, semua pengurus diberi tugas mengawal dan pemenangan di TPS.

“Semua ranting akan menjadi agen kami di TPS. Saya tegaskan, semua struktur internal Partai Gerindra mulai DPC hingga ranting sudah solid, tidak ada yang ke sana ke mari,” tegas Joko.

Partai Gerindra bertekad merebut dominasi PDIP di Pilwalkot Semarang. Sejak beberapa pemilu terakhir, PDIP sukses di Semarang. Bahkan pada pemilu legislatif 2014, PDIP memperoleh sekitar 30 persen suara. Gerindra ingin memenangi Pilwalkot, 9 Desember mendatang, dengan target kemenangan 55 persen suara. Hal itu diungkapkan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho, belum lama ini.

Dalam konsolidasi, pihaknya terus mematangkan strategi kemenangan. Strategi yang paling efektif, menurut Sigit, adalah turun langsung ke bawah atau konstituen. Selain sosialisasi juga untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

“Kami terus melakukan pendekatan ke konstituen, turun ke bawah langsung, itu paling efektif menurut saya. Karena dengan begitu kami jadi tahu apa yang sedang dibutuhkan masyarakat,” tegas Sigit. (zal/aro)