Berharap FIFA dan AFC Hasilkan Solusi

289
MENGANGGUR: PSIS dan publik sepak bola Kota Semarang sudah sekian lama merindukan atmosfer keriuhan sepak bola, setelah hampir satu tahun ini vakum. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGANGGUR: PSIS dan publik sepak bola Kota Semarang sudah sekian lama merindukan atmosfer keriuhan sepak bola, setelah hampir satu tahun ini vakum. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGANGGUR: PSIS dan publik sepak bola Kota Semarang sudah sekian lama merindukan atmosfer keriuhan sepak bola, setelah hampir satu tahun ini vakum. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGANGGUR: PSIS dan publik sepak bola Kota Semarang sudah sekian lama merindukan atmosfer keriuhan sepak bola, setelah hampir satu tahun ini vakum. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Delegasi FIFA dan AFC akhirnya datang ke Indonesia, kemarin. Setelah bertemu dengan PSSI di Senayan, mereka berjumpa dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara. Momentum tersebut, diharapkan dilanjutkan dengan pertemuan antara pemerintah, tim transisi dan PSSI.

Hal itu disampaikan CEO PT Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya. Menurutnya, saat ini sepak bola dunia, masih memberikan perhatian kepada Indonesia. Karenanya, harus segera ada win-win solution, agar permasalahan yang terjadi segera berakhir. ”Setelah ini, pemerintah, tim transisi dan PSSI harus segera duduk satu meja mencari solusi terbaik. Harus ada yang mengalah demi menyelamatkan masyarakat sepak bola tanah air. Kasian mereka yang mencari nafkah di sepak bola,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Sebagaimana diketahui, Indonesia sedang dalam masa suspend FIFA akibat intervensi pemerintah. Di mana Kemenpora membekukan PSSI sejak 17 April 2015 dan hal tersebut memicu terhentinya kompetisi hingga akhirnya sanksi FIFA untuk Indonesia dijatuhkan pada 30 Mei lalu.