KENDAL – Perkembangan tekonologi informasi dan komunikasi yang semakin berkembang dengan munculnya 4G membuat operator penyedia layanan berlomba-lomba membangun tower atau Base Transceiver Station (BTS). Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kabupaten Kendal menyiapkan master plan, dan menyiapkan perda pendirian tower seluler atau BTS. Langkah ini dilakukan agar pembangunan BTS sesuai aturan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal, Abdus Salam mengatakan, awal tahun 2015 dinas telah merancang master plan yang berkaitan dengan tower seluler atau BTS. Tujuannya adalah untuk mengatur pendirian BTS agar tidak menggangu masyrakat dan nantinya bisa menimbulkan konflik. “Master plan sudah kita rancang, nantinya akan diperdakan sehingga pendirin BTS ataupu tower seluler yang berdiri akan mengacu pada aturan yang ada,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang,kemarin.

Saat ini tercatat di Kabupaten Kendal ada sekitar 200 BTS, sementara untuk BTS yang dilengkapi dengan jaringan 4 G tercatat hanya sekitar 5 – 10 persen. Itupun terletak di sekitar jalur pantura Kendal dari perbatasan Batang – Kendal dan Kendal – Semarang. “Jika memang semua provider telah siap, pasti BTS dan Tower akan bertambah banyak walaupun dengan coverages area yang kecil dan ketinggian yang rendah. Walaupun begitu, tetap harus diatur dengan perda yang akan disahkan pada tahun depan,” jelasnya.

Seksi Perangkat Keras dan Jaringan Diskominfo Kabupaten Kendal, Dwi Sulistyantoro, mengatakan, meski operasional 4 G belum diresmikan dan hanya sebatas trial, Dinas tidak pernah mendapatkan tembusan dari provider seluler. “Semuanya kewenangan operator dulu pernah ada undangan dari Diskominfo Propinsi terkait sosialisasi 4 G. Tapi realisasinya tidak ada tembusan ke dinas, sehingga kami tidak tahu perkembangannya,” ujarnya.

Dia menambahkan, jaringan 4 G memang sangat diperlukan masyarakat luas dan sementara ini menurut informasi yang ada sudah bisa dipakai oleh masyarakat di wilayah Pantura Kendal. “ Secara keseluruhan Kendal sudah siap, apalagi masyarakat sangat membutuhkan kecepatan akses data. Harapannya bisa coverages area 4 G bisa segera dipeluas, namun pendirian BTS dan tower setidaknya juga memberikan tembusan ke dinas,” tambahnya. (den/fth)