Semarang Barat Dilirik Pengembang Apartemen

378
INOVASI HUNIAN: Pakar feng shui Mauro Rahardjo memaparkan telaahannya pada calon konsumen avartement. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVASI HUNIAN: Pakar feng shui Mauro Rahardjo memaparkan telaahannya pada calon konsumen avartement. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVASI HUNIAN: Pakar feng shui Mauro Rahardjo memaparkan telaahannya pada calon konsumen avartement. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVASI HUNIAN: Pakar feng shui Mauro Rahardjo memaparkan telaahannya pada calon konsumen avartement. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Perkembangan kota di wilayah Semarang Barat tergolong cepat. Selain kompleks industri dan bisnis, beberapa perguruan tinggi juga akan berdiri di sana. Melihat potensi itu, para pengembang properti apartemen mulai menanamkan investasi di Semarang Barat.

Salah satu di antaranya PT PP Properti Tbk sebagai anak perusahaan BUNN. Tak sekadar membangun hunian vertikal atau non landed house, Direktur Operasi PP Properti Tbk Galih Saksono juga mengenalkan istilah baru, yaitu avartement. “Avartement adalah kosakata baru yang kampi perkenalkan sebagai konsep paduan antara apartemen, hotel, dan resort,” jelasnya dalam acara Bincang Properti di Marketing Gallery Payon Amartha Ngaliyan, kemarin.

Konsep itu tergolong brand differentiation untuk menarik masyarakat. Pasalnya, Galih menyadari jika tidak sedikit pebisbis properti yang ikut meramaikan pasar properti di Semarang Barat. Dijelaskannya, proyek Amarta View Avartement ini menelan investasi sekitar Rp 360 miliar untuk 2 tower. Rencananya, kadua avartement itu akan dibangun di kawasan Payon Amartha, Ngaliyan.

Project Manager Payon Amartha Siswandy Djamaluddin menambahkan, Amarta View Avartement dibangun di atas lahan seluas 8.800 meter persegi dengan total kapasitas 1.589 unit. 798 unit di menara 1, dan 800 ubit di menara 2. “Kedua tower itu dilengkapi dengan fasilitas seperti retail stores, hotel services, gym, jogging track, playground, infinity pool, waterfall, garden, barbeque area, dab sistem keamanan yang terjamin,” tuturnya. Dengan lengkapnya fasilitas itu, pihaknya optimistis mampu mendapat respon positif mengingat kebutuhan hunian di areal Semarang Barat cukup tinggi. (amh/smu)