1800 Rumah Tak Layak Huni

Rehab Dikucurkan Rp 1, 37 Miliar

221

SALATIGA – Kota Salatiga tahun 2015 ini merehab 155 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Total RTLH yang direhab 155 unit, dengan rincian 95 unit menggunakan APBD kota masing-masing RTLH mendapatkan bantuan 10 juta rupiah atau total dana Rp 950 juta. Sedangkan 60 sisanya menggunakan bantuan APBD Provinsi dengan bantuan Rp 7 juta per rumah atau total Rp 430 juta.

Secara simbolis Walikota Salatiga Yuliyanto menyerahkan bantuan sosial kepada perwakilan warga di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan, KB dan KP kemarin.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan, KB dan KP Afif Yufroningdyah menjelaskan, sumber dari APBD Kota dan APBD Provinsi. “Total RTLH 155 unit, dengan rincian 95 unit menggunakan APBD kota masing-masing RTLH mendapatkan bantuan 10 juta rupiah atau total dana 950 juta rupiah. Sedangkan 60 sisanya menggunakan bantuan APBD Provinsi dengan bantuan 7 juta per rumah,” terang Afif.

Afif Yufrodningdyah menambahkan, Kota Salatiga masih memiliki tugas merampungkan 1800 unit rumah tidak layak huni. Setelah program rehab rumah diluncurkan hingga tahun ini masih tersisa 1800 unit yang belum bisa direalisasikan. Jumlah tersebut setelah dikurangi 155 unit yang akan direhap tahun ini.

“Tahun depan kita mengusulkan anggaran untuk merehap 250 unit RTLH di APBD Kota, harapannya provinsi juga meningkatkan bantuan sosial rehab rumah ini. Kami sih maunya provinsi membantu 150 unit, dengan demikian jumlah yang tersisa dapat segera dirampungkan,” ungkap Afif Yufroningdyah.

Sementara itu wali kota Salatiga Yuliyanto meminta kepada kelompok kerja yang bertugas menjalankan program untuk melaksanakan sebaik mungkin. Ia berharap program ini dijalankan sebagaimana mestinya, dan dilaksanakan sesuai prosedur dan jangan sampai dimanfaatkan oknum tertentu untuk keperluan di luar tujuan bansos RTLH. “Saya menghimbau kepada pokja untuk membuat strategi pelaksanaan program dan membuat laporan hasil sesuai aturan agar tidak berbenturan dengan hukum,” pesan Yuliyanto. (sas/fth)