MANTAPKAN STRATEGI: Para pengurus Pengprov TI Jateng bersama para pelatih saat rapat koordinasi Pra-PON taekwondo kemarin di Salatiga. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANTAPKAN STRATEGI: Para pengurus Pengprov TI Jateng bersama para pelatih saat rapat koordinasi Pra-PON taekwondo kemarin di Salatiga. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANTAPKAN STRATEGI: Para pengurus Pengprov TI Jateng bersama para pelatih saat rapat koordinasi Pra-PON taekwondo kemarin di Salatiga. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANTAPKAN STRATEGI: Para pengurus Pengprov TI Jateng bersama para pelatih saat rapat koordinasi Pra-PON taekwondo kemarin di Salatiga. (ISMU P/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng kemarin menggelar rapat persiapan untuk mengikuti Pra-PON yang akan berlangsung di Jakarta, 17-19 November mendatang. Rapat dihadiri oleh para pengurus serta seluruh pelatih pelatda taekwondo Jateng.

Hasil dari rapat tersebut, dikukuhkan tim serta atlet yanga akan dikirim ke babak kualifikasi PON XIX sekaligus kejurnas tersebut. Pengurus menargetkan taekwondo Jateng meraih gelar juara umum Pra-PON, serta meloloskan semua atlet ke PON XIX yang akan berlangsung di Jabar, tahun depan.

Ketua Umum Pengprov TI Jateng Soegiono Boedisantoso mengatakan, pada Pra-PON tersebut diperebutkan 21 medali emas. Yakni 16 medali emas dari nomor kyorugi (tarung) serta lima medali emas dari nomor poomsae (jurus). Dengan merebut tujuh medali emas, Jawa Tengah sudah akan dipastikan merebut gelar juara umum.