PSK Dibekali Skill Membuat Tas

439
PELATIHAN: KPA Kendal memberikan pelatihan pendidikan keterampilan memanfaatkan barang bekas jadi bahan bernilai kepada para PK dan PSK Gambilangu di RM Aldila, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: KPA Kendal memberikan pelatihan pendidikan keterampilan memanfaatkan barang bekas jadi bahan bernilai kepada para PK dan PSK Gambilangu di RM Aldila, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: KPA Kendal memberikan pelatihan pendidikan keterampilan memanfaatkan barang bekas jadi bahan bernilai kepada para PK dan PSK Gambilangu di RM Aldila, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: KPA Kendal memberikan pelatihan pendidikan keterampilan memanfaatkan barang bekas jadi bahan bernilai kepada para PK dan PSK Gambilangu di RM Aldila, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Setidaknya 25 pekerja seks komersil (PSK) maupun pemandu karaoke (PK) di lokalisasi Gambilangu dibekali ketrampilan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kendal. langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan penyakit kelamin dan HIV AIDS melalui seks bebas.

Mereka yang tergabung dalam Peer Aducator (pendidik sebaya) di Gambilangu, Kecamatan Kaliwungu diberikan bekal keterampilan membuat tas dan souvenir. Uniknya semua bahan yang digunakan yakni limbah sampah limbah kantong plastik kemasan.

Kepala Seksi Monitor dan Evaluasi KPA Kendal, Mufdi Yukanto mengatakan, jumlah penderita HIV AIDS di Kendal hingga September lalu yang terdekteksi mencapai 507 kasus. Rinciannya, penderita HIV ada 318 orang dan AIDS ada 189 orang. Jumlah tersebut meningkat drastis dari data terakhir pada Februari lalu yang hanya sebanyak 454 kasus. Terdiri dari 296 orang pengidap HIV dan 158 pengidap AIDS. “Dengan upaya pemberian keterampilan ini, diharapkan bisa memutus mata rantai penularan infeksi menular seksual (IMS) maupun penyeberan HIV AIDS,” katanya, kemarin.