SEDERHANA: Calon Wakil Bupati Kendal Moh Hilmi makan siang di sebuah warung bersama warga Kendal, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDERHANA: Calon Wakil Bupati Kendal Moh Hilmi makan siang di sebuah warung bersama warga Kendal, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERDAKWAH :Yulia Rahman saat memberikan kajian muslimah di hadapan jamaah Masjid Muawanah Semarang. (IST)
BERDAKWAH :Yulia Rahman saat memberikan kajian muslimah di hadapan jamaah Masjid Muawanah Semarang. (IST)

SEMARANG – Taat beribadah itu sangat susah karena hadiahnya adalah surga. Jika taat itu mudah hadiahnya paling berupa mesin cuci, sepeda motor. Untuk itulah, agar bisa taat beribadah maka kunci utamanya adalah harus mempunyai keyakinan.

Yakni dengan mengajak seluruh kesadaran diri dari melihat, mendengar, membaca dan akhirnya tahu bahwa mana yang salah mana yang benar. Demikian kajian muslimah yang disampaikan Yulia Rahman, artis serba bisa yang sekarang memilih berhijab, di hadapan jamaah masjid Muawanah Mrican Semarang (28/10).

‘’Taat beribadah menjadi susah karena kita hanya belajar ilmunya saja, tanpa mengolah ilmu menjadi kesadaran,’’ tutur Yulia Rahman.

Kesadaran didasarkan pada niat, akal dan lillahi ta ‘ala. Bahwa niat semata-mata karena Allah dan jangan pernah melihat siapa yang bicara tapi apa yang bisa disampaikan. Untuk itulah mumpung manusia masih diberi waktu, cepatlah berhijrah. Hijrah itu jangan diartikan sebagai orang yang berpindah agama menjadi mualaf atau bayi yang lahir suci dari keluarga muslim, tapi hijrah adalah beribadah karena jiwanya untuk kembali pada Allah dengan jiwa-jiwa yang tenang.