KIBARKAN START : Gubernur Ganjar Pranowo bendera start jalan sehat dalam rangka HUT Ke-13 masjid itu dan Harlah Ke-9 Radio Dais 107,9 FM, Minggu (25/10) kemarin. (IST)
KIBARKAN START : Gubernur Ganjar Pranowo bendera start jalan sehat dalam rangka HUT Ke-13 masjid itu dan Harlah Ke-9 Radio Dais 107,9 FM, Minggu (25/10) kemarin. (IST)
KHUSUYUK : Ratusan warga dan TNI menggelar Salat Istisqo, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHUSUYUK : Ratusan warga dan TNI menggelar Salat Istisqo, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Semakin meluasnya kekeringan akibat kemarau panjang menyisakan duka bagi warga Kendal. Saat ini tercatat, ada sebanyak 19 desa di 7 Kecamatan yang benar-benar mengalami krisis air. Warga bersama TNI/ Polri, kemarin menggelar salat Istisqa di Lapangan Desa Tanjungmojo Kecamatan Kangkung.

Salat yang dilakukan sekalgis sepentutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) II tahun 2015 ini dilakukan sebagai upaya meminta hujan agar bencana kekeringan bisa segera diatasi. Selain itu, ratusan peserta ini meminta agar hujan segera mengguyur daerah Kalimantan yang kini diselimuti bencana kabut asap akibat kebakaran hutan.

Pasiter Kodim 0715 Kendal, Kapten infateri Ramelan mengatakan saalat dilakukan untuk meminta hujan agar bencana kekeringan dan bencana kabut asap bisa berakhir. Ia juga meminta agar Indonesia bisa segera terbebas dari bencana tersebut. “Salat ini digelar sesuai arahan komando tertinggi TNI dan serentak dilakukan di Indonesia. Kami berharap agar bencana kekeringan dan kabut asap bisa cepat berakhir,” katanya, kemarin.