DIINTEROGASI : Ketiga pelaku judi yang berhasil ditangkap dan diinterogasi di Mapolres Pekalongan Kota, Senin malam (26/10) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIINTEROGASI : Ketiga pelaku judi yang berhasil ditangkap dan diinterogasi di Mapolres Pekalongan Kota, Senin malam (26/10) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAMAH: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti menyapa warga Desa Korowelang Kulon saat acara sedekah laut, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAMAH: Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti menyapa warga Desa Korowelang Kulon saat acara sedekah laut, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL- Kegiatan sosialisasi yang dilakukan calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti di Desa Korowelang Kulon, Kecamatan Cepiring, bisa dibilang cukup unik. Pasalnya, calon bupati yang menggandeng Moh Hilmi sebagai calon wakil bupati itu menggunakan becak menuju ke tempat pelelangan ikan (TPI) desa tersebut.

Bak seorang ratu, Widya memimpin rombongan arak-arakan berupa barongan, replika kapal dan berbagai macam sesaji yang sebelumnya telah didoakan di rumah seorang warga yang merupakan sesepuh kampung. Selama perjalanan, Widya pun mendapatkan sambutan meriah dari warga. ” Ayo salaman sama ibu calon bupati,” ujar salah seorang ibu sambil menggendong anaknya.

Tak henti-hentinya selama perjalanan Widya menebar senyum dan menyapa warga sekitar. Dia mengaku jika kegiatan sedekah laut warga Desa Korowelang Kulon merupakan salah satu kebudayaan yang harus terus dilestarikan dan dijaga dengan baik.