Ajak Para PSK GBL Gunakan Hak Pilih

612
BANTUAN BUKU: Dekan Fakultas Hukum Untag Dr Edy Lisdiyono menerima bantuan buku dari calon wisudawan di Gedung Wanita, kemarin. (Untag for Jawa Pos Radar Semarang)
BANTUAN BUKU: Dekan Fakultas Hukum Untag Dr Edy Lisdiyono menerima bantuan buku dari calon wisudawan di Gedung Wanita, kemarin. (Untag for Jawa Pos Radar Semarang)
AJAK NYOBLOS: Divisi Sosialisasi dan Pencalonan KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria, memberikan materi sosialisasi Pilkada kepada para PSK dan mucikari di Lokalisasi Gambilangu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AJAK NYOBLOS: Divisi Sosialisasi dan Pencalonan KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria, memberikan materi sosialisasi Pilkada kepada para PSK dan mucikari di Lokalisasi Gambilangu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL- Sebanyak 150 wanita pekerja seks komersial (PSK) berikut para mucikari atau germo di Lokalisasi Gambilangu (GBL), Desa Sumberejo, Kaliwungu, mengikuti pendidikan politik dan sosialisasi Pilkada Kendal yang dihelat KPU setempat. Sosialisasi tersebut dilakukan agar para PSK dan mucikari menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Divisi Sosialisasi dan Pencalonan KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria, mengatakan, kegiatan tersebut digelar agar warga memilih calon bupati bukan hanya berdasarkan uang sogokan. Tapi didasarkan untuk kepentingan masyarkat luas, dan nasib Kabupaten Kendal lima tahun ke depan.

“Kalau hanya berdasar money politics, maka hanya calon yang memiliki banyak uang yang jadi. Tapi, memilih pemimpin harus berdasarkan suara hati dan diyakini memiliki kemampuan untuk memimpin agar Kendal ke depan lebih baik,” jelasnya.