EFEKTIF: Tim Elang Polrestabes Semarang saat melakukan razia balap liar. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EFEKTIF: Tim Elang Polrestabes Semarang saat melakukan razia balap liar. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUARA MENDONGENG : Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Imam Hanafi, saat menyerahkan hadiah kepada juara I lomba mendongeng, Ika Yuliati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUARA MENDONGENG : Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Imam Hanafi, saat menyerahkan hadiah kepada juara I lomba mendongeng, Ika Yuliati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Sebanyak 385 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dibagi dalam 16 kelompok, dengan maksimal unjuk kebolehannya dalam mendongeng. Untuk memperkuat cerita yang dibawakan, tidak sungkan para pendongeng menggunakan alat peraga dan memakai kostum sebagaimana yang ada dalam cerita.

Begitulah suasana lomba mendongeng cerita rakyat yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Pekalongan, di Aula Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dindik Kecamatan Kajen, Rabu (28/10) kemarin.

Sebagaimana guru PAUD Kelompok Bermain Al Munawaroh, Kecamatan Lebakbarang, Ika Yuliati yang membawakan cerita dari Kecamatan Lebakbarang. Lengkap dengan kostum kain kebaya yang dilengkapi aksesoris topi dari kain perca, masih dilengkapi dengan banyak alat bantu peraga, berupa koin emas dan kalung mutiara yang terbuat gabus dan kertas minyak keemasan.