JALANI PERAWATAN : Tersangka tabrak lari sedang menjalani perawatan di RSUD Kajen, Pekalongan, Senin (26/10) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JALANI PERAWATAN : Tersangka tabrak lari sedang menjalani perawatan di RSUD Kajen, Pekalongan, Senin (26/10) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGREBEK : Seorang pasangan mesum tak berkutik saat digrebek oleh Petugas Satpol PPKabupaten Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGREBEK : Seorang pasangan mesum tak berkutik saat digrebek oleh Petugas Satpol PPKabupaten Kendal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Setidaknya 15 pasangan mesum berhasil diciduk Satpol PP Kabupaten Kendal di dua hotel melati yang terletak di Jalan Arteri Kaliwungu Kendal, Rabu (28/10) kemarin. Petugas mengamankan 7 pasangan mesum di hotel Roro. Sementara di hotel X-Wungu petugas mengamankan 8 orang pasangan mesum.

Bahkan, saat penggrebekan petugas masih mendapati pasangan muda-mudi yang asik bercumbu dengan kondisi setengah telanjang. Pasangan mesum ini tampak panic dengan kedatangan petugas. Kepanikan mereka bertambah ketika tidak bisa menunjukan surat nikah “Saya tidak melakukan apa-apa pak. Cuma istirahat di dalam sama pacar,” ujar wanita berkurudung benama Nurida, warga Putat Gede, Pegandon ini.

Setelah dikumpulkan, 15 pasangan mesum ini lantas menjalani tes urine untuk mengetahui apakah semua pelaku menggunakan narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya. “Dalam razia ini kami mengamankan 15 pasangan mesum, mereka lantar dites urine BNNK Kendal. Saat ditangkap pasangan mesum ini tidak bisa menunjukkan surat nikahnya, mayoritas berumur dibawah 30 tahun,” kata Kepala Satpol PP Kendal, Toni Aribowo.

Toni menambahkan, belasan pasangan mesum yang terjaring merupakan pasangan baru. Sebab, mereka data mereka belum masuk Satpol PP. “Kalau sudah ada yang pernah terjaring, akan kami tindak dengan jeratan tindak pidana ringan (Tipiring) yakni penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta,” tambahnya. (den/fth)