Memanas, FKPD Datangi Paslon

278
ANGKUTAN MASSAL : Pelajar menggunakan jasa Bus Rapid Transit (BRT) sepulang sekolah. Pemprov menargetkan BRT aglomerasi Kedungsepur beroperasi tahun depan. (Adityo dwi/jawa pos radar semarang)
ANGKUTAN MASSAL : Pelajar menggunakan jasa Bus Rapid Transit (BRT) sepulang sekolah. Pemprov menargetkan BRT aglomerasi Kedungsepur beroperasi tahun depan. (Adityo dwi/jawa pos radar semarang)
SAMBANGI CALON : Anggota FKPD Kabupaten Pekalongan saat menyambangi kediaman pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Pekalongan, Senin (26/10) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMBANGI CALON : Anggota FKPD Kabupaten Pekalongan saat menyambangi kediaman pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Pekalongan, Senin (26/10) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Lantaran suhu politik memanas akhir-akhir ini, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Kabupaten Pekalongan, yang terdiri atas Muspida, Kapolres Pekalongan, Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwas Kabupaten Pekalongan, menyambangi kedua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, yakni Riswadi Nurbalistik dan Asif Kholbihi–Arini Harimurti, Senin (26/10) kemarin.

Sedangkan memanasnya suhu politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan 2015 ini, dipicu adanya aksi penurunan atau penyobekan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dilakukan oleh masing-masing tim sukses kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan.

Karena itulah, dalam kunjungan FKPD di kediaman Calon Bupati, Riswadi, di Desa Gandarum Kecamatan Kajen, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Riza Anom Putranto mengungkapkan bahwa banyak simpatisan yang tepergok dalam kondisi mabuk saat melakukan pawai simpati. Calon Bupati yang nota bene adalah calon pemimpin, hendaknya melarang para simpatisan melakukan hal-hal yang kurang terpuji. Seharusnya, bisa menahan diri dengan tidak melakukan hal-hal yang bisa memancing emosi pasangan lain.