Pengawasan Harus Ditingkatkan

191

TOLOGASARI – Progres pembangunan Jalan Tlogosari Raya sejauh ini mencapai 30 persen. Sisa waktu kontrak yang tinggal 70 hari ini diharapkan bisa menuntaskan betonisasi sepanjang dua kilometer tersebut.

”Pekerjaan fisik jalan di sisi barat sudah tidak ada PKL, jadi tidak mengalami kendala. Pembetonan jalan juga sudah mencapai separo dari panjang mencapai 2 kilometer. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu dari sisa waktu 70 hari ini,” terang Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Semarang, Sarwo Edi.

Dia mengatakan, pembangunan pembetonan Jalan Tlogosari sisi barat menelan anggaran mencapai lebih dari Rp 16 miliar melalui APBD Murni 2015. Sesuai kontrak kerja, pekerjaan dimulai Agustus 2015 dan selesai pada akhir Desember 2015. Sedangkan pengerjaan pembetonan Jalan Tlogosari sebelah timur akan dilakukan pada tahun 2016. ”Sekarang masih melakukan pengerjaan separo pembetonan. Nanti ada saluran tepi yang diaspal termasuk pengaspalan jalan sepanjang 300 meter. Selain itu, juga ada pengaspalan pada samping pedestrian dan pengerjaan crossing bawah beton, sebanyak 9 titik,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan pekerjaan pembetonan Jalan Tlogosari Raya dilakukan dua tahap yakni pada tahap pertama pada jalan sisi barat yang ditargetkan selesai pada 29 Desember. ”Sedangkan tahap berikutnya pada 2016 nantinya pada sisi bagian timur dianggarkan sekitar Rp 25 miliar melalui APBD Murni 2016. Mudah-mudahan Februari 2016 sudah bisa kita lelangkan agar pekerjaan bisa dilakukan lebih awal,” terangnya.

Diakuinya, pembetonan di sisi sebelah timur akan memakan anggaran lebih besar dibanding pembetonan jalan di sisi bagian barat. Menurutnya, pekerjaan pada pembetonan jalan sisi timur sekaligus membangun jembatan baru. ”Karena di situ ada 5 jembatan yang harus kita ganti, sebab jembatan itu bawahnya sudah keropos. Nantinya jembatan itu kita bongkar dan dibangun lagi lebih tinggi,” ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mendorong kepada pemkot untuk mengawal terus pekerjaan pembangunan Jalan Tlogosari Raya. Menurutnya, progres pekerjaan yang tinggal 70 hari lagi sangat mepet dengan alasan menghadapi musim penghujan. Pengawasan pemkot harus ditingkatkan agar kontraktor tidak asal-asalan mengerjakan hanya demi mengejar target. ”Sebentar lagi musim penghujan. Paling tidak sebelum hujan itu harus sudah pengecoran jalan. Kontraktor harus ekstrakeras, dikhawatirkan kalau sudah turun hujan akan menjadi kendala. Jadi jangan sampai pekerjaan itu nanti molor. Itu kan jalan utama warga,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)