Warga Genuk Karanglo Rindu Kepemimpinan Marmo

580
CEK RANMOR : Kepala Dinsosnakertrans Eko Jati Suntoro mengecek piranti kendaraan dinas pegawainya, kemarin. (JPNN)
CEK RANMOR : Kepala Dinsosnakertrans Eko Jati Suntoro mengecek piranti kendaraan dinas pegawainya, kemarin. (JPNN)
DICINTAI WARGA: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo HS foto bersama warga Genuk Karanglo, Candisari, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)
DICINTAI WARGA: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo HS foto bersama warga Genuk Karanglo, Candisari, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

SEMARANG- Figur Soemarmo HS masih diharapkan oleh sebagian besar masyarakat Semarang untuk memimpin Kota Atlas lima tahun ke depan. Pernyataan itu mencuat dari warga Genuk Karanglo, Candisari, di sela menunggu kedatangan calon Wali Kota Semarang nomor urut 1 itu.

“Pak Marmo (sapaan akrab Soemarmo) adalah figur yang pas untuk memimpin Kota Semarang. Selama Pak Marmo menjabat sebagai wali kota (2010-2012), banyak gebrakan-gebrakan yang dilakukan dan itu dapat dirasakan hasilnya sampai sekarang,” ujar Ngatno, warga Genuk Karanglo, Selasa (21/10) lalu.

Dia membeber sejumlah pencapaian pasangan Zuber Safawi itu, seperti pembangunan Taman KB, penataan PKL Simpang Lima, Jalan Pahlawan, dan Pandanaran.

“Sudah beberapa kali warga mengharapkan Pak Marmo untuk bisa datang ke sini, tetapi baru sekarang (Selasa lalu) beliau bisa hadir langsung,” imbuh Ngatno, sembari berharap kepada Soemarmo agar bisa merealisasikan program-programnya ketika terpilih nanti.

Pernyataan senada juga datang dari kalangan ibu-ibu. Menurut salah seorang warga, Lis, sosok Soemarmo selama ini juga peduli dengan ibu-ibu. Terbukti dengan pembentukan Pos PAUD saat kepemimpinannya dulu. “Dulu yang merintis Pak Marmo, sekarang berkembang dengan baik. Semoga besok Pak Marmo kembali terpilih jadi wali kota lagi,” harapnya.

Dalam dialog bersama warga, Marmo menyampaikan visi misi dan program yang telah dirancangnya bersama Zuber Safawi. Mulai dari tunjangan RT/RW, sekolah gratis di sekolah swasta, pembangunan 10.000 rumah layak huni, hingga peningkatan dana Posyandu. “Tolong dicatat program dan komitmen saya. Tidak sekadar janji, tapi semua itu memang patut dilakukan oleh Pemkot Semarang,” tandasnya. (zal/aro)