DIINTEROGASI : Tanuri, DPO tersangka judi yang menjabat sebagai perangkat Desa  Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, saat diperiksa di Polres Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIINTEROGASI : Tanuri, DPO tersangka judi yang menjabat sebagai perangkat Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, saat diperiksa di Polres Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Setelah sebelumnya sempat kabur selama satu bulan dan masuk dalam target Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Pekalongan, Tanuri, 55, warga Dukuh Sebodak, Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, akhirnya ditangkap di rumahnya, Jum’at (23/10) kemarin. Tanuri yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi, sebelumnya sempat kabur ke beberapa kota, yakni Jogjakarta dan Jakarta.

Wahidi, 51, warga Desa Yosorejo mengungkapkan bahwa Tanuri meski menjabat sebagai perangkat Desa Yosorejo, namun tidak memberikan contoh yang baik bagi warganya. Tanuri kerap menggelar acara judi keplek dan remi di rumahnya, sehingga digerebek Polisi.

“Saat polisi menggerebek judi di rumahnya, Tanuri sempat melarikan diri dan kabur selama satu bulan lebih. Begitu melihat Tanuri ada di rumah, warga langsung lapor ke Polsek agar Tanuri ditangkap,” ungkapnya.