Desak Optimalkan Potensi Jateng

314

SEMARANG – DPRD Jateng menilai keindahan dan eksotisme wisata di Jateng masih belum bisa memarik wisatawan ke provinsi ini. Salah satu penyebabnya karena minimnya promosi yang dilakukan baik Pemprov Jateng maupun pemerintah daerah. Padahal, berbagai potensi wisata di Jateng cukup bagus dibandingkan dengan daerah lain.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Hilmi Turmudi menilai, Pemprov masih kurang maksimal untuk mempromosikan wisata di Jateng. Selain itu, infrastruktur di lokasi wisata yang minim membuat wisatawan masih belum sepenuhnya ingin ke Jateng. “Wisata di Jateng bagus dan eksotis, kenapa kunjungan wisata masih belum tinggi. Ya karena promosinya masih kurang,” katanya, kemarin.

Hilmi juga menyoroti masalah minimnya infrastruktur di lokasi wisata di Jateng. Ia mencontohkan Karimunjawa misalnya sejauh ini fasilitas transportasi minim. Bahkan, bandara yang ada juga tidak kunjung dilebarkan dan tidak bisa maksimal. “Siapa yang tidak tahu Karimunjawa. Semua orang suka dengan keindahan dan alamnya. Tapi ya itu masalah sarana transportasi dan jalan belum mendukung,” ujarnya.

Untuk memperkenalkan dan meningkatkan potensi wisata, tidak hanya butuh alamiah. Tapi membutuhkan sedikit polesan, agar wisata bisa lebih menarik dan memikat. Jadi ketika orang sudah pernah datang akan kembali karena ada yang dirindukan. “Dalam kondisi seperti ini peran pemerintah sangat penting. Karena mereka yang menentukan kebijakan, termasuk anggaran untuk wisata,” tambahnya.

Dewan menilai Jateng sebenarnya merupakan surga wisata. Karena berbagai wisata mulai wisata alam, wisata religi dan wisata sejarah semua ada di Jateng. Untuk itulah Pemprov harus lebih getol untuk mempromosikan berbagai potensi wisata di Jateng agar lebih banyak dikenal publik. “Harus ada sinergi dengan daerah dan ada keinginan total untuk meningkat potensi wisata di Jateng,” tambah anggota Komisi B DPRD Jateng, Hartinah. (fth/ric)