Baliho Bergambar Simbol Angka Akan Ditertibkan

212

SEMARANG- Tim pemenangan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota sangat kreatif dalam berkampanye. Terbukti, saat ini banyak bermunculan alat peraga kampanye (APK) baliho di luar fasilitas KPU Kota Semarang dengan simbol angka untuk kebutuhan kampanye.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Semarang, Bekti Maharani, mengakui, sekarang ini banyak bermunculan APK baliho dari paslon dengan menampilkan simbol logo atau angka di berbagai titik lokasi di Kota Semarang.

Menurutnya, APK baliho tersebut merupakan baliho kampanye calon yang bermotif siluet dengan maksud untuk mengelabuhi pengawas. “Ada 10-15 baliho. Memang baliho itu hanya menampilkan gambar angka. Tapi itu termasuk kampanye dan APK baliho itu di luar fasilitas KPU Kota Semarang,” ungkpanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (23/10) kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya juga telah memberikan rekomendasi terkait temuan baliho yang melanggar aturan kepada KPU Kota Semarang untuk menindaklanjuti pelanggaran tersebut. Menurutnya, Panwas akan mengambil tindakan tegas untuk pencopotan jika rekomendasi KPU tidak direspon oleh tim paslon yang memasang APK tersebut. “Kami sudah memberikan rekomendasi kepada KPU Kota Semarang agar ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada tim paslon agar dicopot. Sebab, APK baliho itu melanggar aturan,” tegasnya.

Divisi Pencalonan KPU Kota Semarang, Agus Supriyanto, mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari Panwas Kota Semarang terkait adanya temuan APK baliho di luar fasilitas KPU. Rekomendasi tersebut berisi permintaan melakukan penertiban APK yang melanggar PKPU Nomor 7 terkait APK. “Menurut Panwas, APK itu melanggar. Memang hanya menampilkan simbol angka saja. Tapi hal itu termasuk kategori pelanggaran. Ketentuan tim paslon dilarang membuat APK baliho, termasuk gambar simbol untuk kebutuhan kampanye,” tegasnya. (mha/aro)