SEMARANG – Ekstensifikasi Wajib Pajak (WP) baru yang digalakkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) selama tahun 2015 ini hingga pertengahan Oktober lalu berhasil melampaui target. Yakni telah menghasilkan 317.734 WP baru atau 105,91 persen dari target 300.000 WP baru. Dari WP baru hasil kegiatan ekstensifikasi tersebut, yang melakukan pembayaran pajak adalah sebanyak 193.306 WP baru atau 64,44 persen.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Dasto Ledyanto mengatakan, penerimaan dari kegiatan extra effort ekstensifikasi selama tahun 2015 meliputi penerimaan dari hasil ekstensifikasi WP baru, penerimaan dari WP Tidak Bayar dan Tidak Lapor (WPTBTL), penerimaan PPN dari Kegiatan Membangun Sendiri, penerimaan dari PBB sektor Perkebunan, Perhutanan dan Pertambangan dan Sektor Lainnya (P3L) dan penerimaan dari selain WP Baru.

Penerimaan dari PBB P3L yang masuk ke dalam penerimaan dari kegiatan extra effort Ekstensifikasi hanya yang ber-NOP baru dan penerimaan dari selisih ketetapan objek PBB P3 yang telah dilakukan penilaian ulang oleh Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan (EP) di seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Indonesia.

Sedangkan penerimaan dari selain WP Baru yang masuk pula dalam pos penerimaan dari kegiatan extra effort Ekstensifikasi adalah penerimaan dari selain WP Baru atas usaha Seksi EP, contohnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) PPh Pasal 4 ayat (2) atas perolehan atau pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan. “Kegiatan ekstensifikasi dilakukan melalui penyisiran, canvassing, operasi pasar tertutup atau terbuka, data feeding lainnya, serta pendaftaran PBB P3 atas NOP Baru,” ujarnya. “Selama sekitar 2 bulan ke depan, DJP akan terus mengoptimalkan kegiatan extra effort ekstensifikasi guna menggenjot penerimaan pajak,” tandasnya. (dna/smu)