Tidak Ada Toleransi Untuk Pelanggar Lalulintas

370
DITEMBAK : Komplotan pelaku begal motor yang beraksi di Kota Batik yang ditangkap tim buru sergap (Buser) Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
DITEMBAK : Komplotan pelaku begal motor yang beraksi di Kota Batik yang ditangkap tim buru sergap (Buser) Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
APEL ZEBRA: Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko memimpin Gelar Pasukan Zebra Candi di halaman Mapolres Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APEL ZEBRA: Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko memimpin Gelar Pasukan Zebra Candi di halaman Mapolres Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN- Petugas Satuan Lalu lintas (satlantas) Polres Semarang tidak akan mentolerir pelanggar lalulintas yang kedapatan melanggar aturan. Semua pelaku pelanggaran yang terjaring dalam Operasi Zebra serentak seluruh Indonesia yang digelar mulai 22 Oktober 2015 hingga 4 November 2015 akan ditindak tegas.

“Sasaran kami yakni pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, sopir yang tidak mengenakan sabuk pengaman dan kendaraan angkutan yang melanggar aturan. Termasuk pengemudi kendaraan bak terbuka yang digunakan untuk angkutan orang dan kelebihan muatan. Jika melanggar aturan lalulintas maka akan ditilang,” tutur Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Rendy Andi Julikhlas mewakili Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman, Kamis (22/10) kemarin.

Rencananya Satlantas Polres Semarang akan menerapkan beberapa sistem operasi yakni pengamatan dan pengawasan di jalan oleh petugas jaga pos. Selain itu melakukan razia gabungan di tempat dan jam tertentu dengan melibatkan instansi terkait.“Rencananya razia akan dilakukan bersama tim gabungan dengan POM TNI, Dishubkominfo, Satpol PP, dan Samsat,”imbuhnya.