PEDULI LINGKUNGAN : 1200 baru Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sedang asik membersihkan sampah di Salatiga, kemarin. (Dinar sasongko/jawa pos radar semarang)
JUMBO: Menu olahan kepiting King Crab yang diimport langsung dari Alaska menghasilkan cita rasa yang menggoda selera. Di Semarang menu ini hanya ada di Gumaya Tower Hotel. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUMBO: Menu olahan kepiting King Crab yang diimport langsung dari Alaska menghasilkan cita rasa yang menggoda selera. Di Semarang menu ini hanya ada di Gumaya Tower Hotel. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kuliner olahan kepiting biasanya cukup merepotkan ketika dimakan. Untuk bisa menikmati secuil dagingnya, harus berusaha keras mengupas kulitnya yang keras. Tapi, apa jadinya kalau cara mengupas kulit itu sebanding dengan kerepotannya. Meremukkan kulit kepiting yang begitu keras untuk mengambil seonggok daging yang bisa langsung memenuhi mulut.

Itulah yang disajikan di Noble Court Gumaya Tower Hotel. Restoran khas Cina itu menyajikan kaki kepiting dari Alaska yang begitu besar. Untuk satu kaki saja, bobotnya bisa mencapai 3 ons. Cukup untuk memuaskan kostumer yang ingin mengunyah daging kepiting dengan sensasi baru.

Apalagi, di tangan Head Chef Untung, kaki kepiting itu diolah dengan teknik yang tidak menghilangkan cita rasa asli kepiting. Ketika masuk mulut, dagingnya langsung lumer. Rasanya manis dari daging kepiting langsung mendominasi lidah. Ditambah dengan bumbu racikan yang begitu gurih sedikit pedas. Benar-benar paduan yang bisa memanjakan lidah.