Praperadilan Kasus Kolam Retensi Terancam Gugur

443
TINGKATKAN PENJUALAN : Owner PT Arindo Gedung Jembar, Agus Susilo saat Re Opening Show Room Suzuki Pekalongan, Jumat (28/8) malam. (Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PROYEK KOLAM RETENSI: Dua terdakwa Handawati dan Tri Budi saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PROYEK KOLAM RETENSI: Dua terdakwa Handawati dan Tri Budi saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sidang gugatan praperadilan dua terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam retensi Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Kota Semarang tahun 2014 terancam gugur, menyusul sidang dakwaan tetap berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Pasalnya kasus yang menyeret dua terdakwa, Handawati Utomo (Direktur) dan Tri Budi Purwanto (Komisaris) di PT Harmoni International Technology (HIT) tersebut, sidang perdananya sudah berlangsung. Bahkan diketahui sidang praperadilannya yang digelar kemarin, dengan agenda kesimpulan masing-masing pihak.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jateng Slamet Widodo selaku JPU yang menangani perkara tersebut membenarkan adanya informasi tersebut, namun pihaknya tidak mengetahui alasan pengadilan kenapa sidang yang menyeret dua terdakwa tersebut masih berlanjut meski pokok perkara sudah disidangkan. ”Mungkin hakim memiliki pandangan hukum lain. Tapi biasanya, dengan disidangkan perkara di Pengadilan Tipikor, maka sidang praperadilan akan gugur,” kata Slamet.