Warga NU Disarankan Pilih Widya-Hilmi

795
LUDES: Sejumlah warga dan petugas pemadam kebakaran memadamkan api di pabrik dan gudang PT Sandang Rakyat, kemarin malam. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PETUNJUK KIAI: Jajaran pengurus PB NU, pengasuh Ponpes Al Fadlu Wal Fadilah KH Dimyati Rois, calon Bupati Widya Kandi Susanti, mantan Bupati Kendal Hendi Boedoro dan Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Khudori dan anggota DPR RI Alamuddin Rois sedang berdiskusi terkait gerakan masyarakat NU di Pilkada Kendal, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
PETUNJUK KIAI: Jajaran pengurus PB NU, pengasuh Ponpes Al Fadlu Wal Fadilah KH Dimyati Rois, calon Bupati Widya Kandi Susanti, mantan Bupati Kendal Hendi Boedoro dan Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Khudori dan anggota DPR RI Alamuddin Rois sedang berdiskusi terkait gerakan masyarakat NU di Pilkada Kendal, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), meminta agar warga NU di Kendal menggunakan hak suaranya dalam pilkada serentak di Kendal 9 Desember mendatang dengan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berasal dari kalangan santri NU.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Hilmi Faishol mengatakan, jika kader atau santri dari kalangan NU harus mendapatkan dukungan penuh dari warga NU. Apalagi di Kendal ada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung dari PKB dengan latar bekakang NU yakni Widya Kandi Susanti dan Moh Hilmi (Wali).

”Kader NU harus berjuang memenangkan calon yang berasal dari santri NU, tentunya warga NU harus mendukung penuh dan jangan melenceng ke pasangan calon lainnya,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di Ponpes Al Fadlu Wal Fadilah, Kaliwungu, kemarin.