Pasar Properti Kembali Lesu

315
PASANGAN IDEAL : Cabup Cawabup HM Dachirin Said - Edi Sayudi naik dokar menuju kantor DPRD Demak kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
BELUM PULIH: Pameran properti REI Expo ke-8 pada 8-19 Oktober lalu di Atrium Mal Ciputra, belum menghasilkan angka penjualan yang signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PULIH: Pameran properti REI Expo ke-8 pada 8-19 Oktober lalu di Atrium Mal Ciputra, belum menghasilkan angka penjualan yang signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pasar properti di Kota Semarang pada bulan Oktober ini kembali lesu. Kondisi tersebut terlihat dari menurunnya penjualan rumah dalam pameran REI Expo ke-8 pada 8-19 Oktober lalu di Atrium Mal Ciputra.

“Penjualan kali ini turun hingga 50 persen bila dibanding pameran sebelumnya. Yaitu dari 84 unit pada pameran sebelumnya, dan hanya mencapai 47 unit saja pada pameran ke-8,” ujar Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang Humas, Promosi dan Publikasi, Dibya K. Hidayat, kemarin (20/10).

Penurunan tersebut, menurutnya, terkait dengan kondisi ekonomi saat ini yang berdampak pada tidak stabilnya pasar properti. Bahkan, penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini dinilai tidak berdampak besar terhadap pasar properti. “Meski ada penguatan rupiah, namun hal ini bukan hal yang signifikan terhadap pasar properti. Terlebih untuk pasar domestik, yang dibutuhkan adalah pergerakan roda perekonomian secara nasional,” ungkapnya.