Ekspor Jawa Tengah Menurun

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

SEMARANG – Ekspor Jawa Tengah pada September mengalami penurunan sebesar 1,93 persen dibanding bulan sebelumnya. Yaitu dari 445 juta US dollar pada bulan Agustus menjadi 436,42 juta US dollar pada bulan September. Penurunan terjadi baik pada ekspor komoditas migas maupun non-migas.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Jamjam Zamachsyari, kemarin (19/10) mengatakan, penurunan pada sektor non-migas tercatat sebesar 1,92 persen. Yaitu dari 444,97 juta US dollar pada Agustus menjadi sebesar 436,42 juta US dollar pada September. Sedangkan untuk komoditas migas pada bulan September 2015 Jawa Tengah tidak melakukan ekspor komoditas tersebut. “Bila dibandingkan pada September tahun lalu, nilai ekspor Jawa Tengah mengalami penurunan sebesar 4,92 persen. Yaitu dari dari 445,00 juta US dollar menjadi 436,42 juta US dollar,” bebernya.

Sementara itu, untuk negara tujuan ekspor, selama bulan September, ekspor terbesar Jawa Tengah adalah ke Amerika Serikat. Nilai ekspor ke negara tersebut pada September 2015 mencapai 119,93 juta US dollar, mengalami kenaikan sebesar 10,70 juta US dollar dibandingkan nilai ekspor bulan Agustus 2015. “Kontribusi ekspor Jawa Tengah ke Amerika Serikat mencapai 24,21 persen terhadap total nilai ekspor Jawa Tengah periode Januari-September 2015,” jelasnya.

Berada di urutan kedua ekspor tertinggi Jawa Tengah adalah ke negara Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar 52,38 juta US dollar pada September 2015, mengalami penurunan sebesar 4,44 juta US dollar dibandingkan bulan Agustus 2015.

Kemudian berdasarkan kelompok komoditas, pada periode Januari-September 2015 terdapat tiga kelompok komoditas yang mempunyai nilai ekspor tertinggi dibandingkan nilai ekspor komoditas lainnya. Yaitu Tekstil dan barang Tekstil, Kayu dan barang dari Kayu, serta Bermacam barang hasil pabrik. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -