BERBAGI CINDERAMATA : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Muhamad Fauzi, saat menerima cinderamata dari Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Syahrul, Kamis (8/8) lalu. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAGAL RAIH POIN: Pemain tim Jateng, Danang Kurniadi (biru) , berjibaku dengan tim Kalsel di GOR ITS Surabaya, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAGAL RAIH POIN: Pemain tim Jateng, Danang Kurniadi (biru) , berjibaku dengan tim Kalsel di GOR ITS Surabaya, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SURABAYA – Tim futsal Jateng akhirnya harus benar-benar mengubur impian mereka untuk tampil di ajang multievent empat tahunan PON XIX/2016 di Jabar mendatang menyusul hasil buruk yang mereka telan di laga pra kualifikasi PON di Surabaya.

Indra Pradewa dkk gagal lolos dari babak penyisihan grup Zona Jawa setelah tidak mampu meraih poin pada tiga laga yang mereka lakoni yaitu tumbang atas Jatim 10-4, kemudian kalah atas NTB 6-4 serta pada laga terakhir di GOR ITS Surabaya sore (18/10) kemarin Jateng harus kembali menyerah 5-3 atas Kalsel.

Atas hasil tersebut, Jateng berada di dasar klasemen di bawah Jatim, NTB dan Kalsel. Tuan rumah Jatim memastikan satu tiket melaju ke babak kualifikasi selanjutnya sebagai juara grup. Sedangkan satu tiket lolos sebagai runner-up masih diperebutkan oleh NTB dan Kalsel di mana malam (18/10) kemarin NTB masih melangsungkan laga penentuan versus tuan rumah Jatim.